banner 920x90

30 Juta UMKM ditargetkan Go Digital Sampai 2024

  • Share

Jakarta,newstime.id- Menteri Koordinator Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan pemerintah mendorong 30 juta UMKM go digital. Menurut Luhut saat ini jumlah UMKM yang go digital sekitar belasan juta.

“Hampir 1 tahun ini sudah ada 4 juta (UMKM) yang masuk online sehingga kita hampir 13 juta online, dan kita targetkan nanti Pak Ridwan Kamil itu 30 juta pada tahun 2023,” kata Luhut dalam acara pembukaan UKM Jabar yang disiarkan YouTube Kemenkop UKM, Sabtu (3/4/2021).

Target ini menjadi PR bersama antara pemerintah pusat dan daerah. Adapun pengembangan UMKM ini juga harus dikaitkan dengan penggunaan bahan baku atau tingkat kandungan dalam negeri (TKDN).

“Ini pekerjaan besar kita semua untuk mendorong ini, kita harus menggunakan sebanyak mungkin produk-produk dalam negeri yang kita produksi dalam negeri itu merupakan untuk menjadi Backbone ekonomi kita,” jelasnya.

Sementara itu, Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo mendukung pengembangan UMKM serta pariwisata nasional melalui program gerakan nasional bangga buatan Indonesia (Gernas BBI).

Dalam pengembangan UMKM, dikatakan Perry, pihaknya mendukung mulai dari pembinaan UMKM hingga kemudahan transaksi kepada seluruh pelaku usaha.

“Cara bayar mudah cepat, nggak perlu pake uang, cukup QR sstandar uang elektroik, qris cara bayar mudah tinggal ditempel, bayar selesai sepanjang duit di bank ada,” ujar Perry.

Senada, Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki mengatakan 30 juta UMKM akan go digital. Cuma berbeda dengan Luhut, menurut Teten hal itu baru terlaksana pada 2024 nanti

“Kita targetkan ada tambahan UMKM kita yang ada di platform digital ya. Target kita di 2024 itu 30 juta,” ucap Menteri Koperasi dan UMKM Teten Masduki usai membuka gerakan nasional bangga buatan Indonesia di The Trans Luxury Hotel, Jalan Gatot Soebroto, Kota Bandung, Sabtu (3/4/2021).

Teten menambahkan pemerintah mendorong peningkatan produk-produk UMKM di tengah kondisi COVID-19. Menurut Teten, salah satu upaya mendongkrak UMKM dengan membeli produk UMKM dalam negeri.

“Kita harapkan bukan saja kita ingin memunculkan produk UMKM dari Jabar tapi kita juga berharap ini ada kenaikan omzet penjualan sehingga UMKM Jabar di tengah pandemi Covid bisa segera pulih dan kita harapkan juga vaksinasi dalam waktu dekat juga bisa ikut mendorong mempercepat pemulihan ekonomi nasional,” kata Teten.(*)

  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *