banner 920x90

Gempa M 6,1 Malang terasa Hingga di Bali,Belum Ada Laporan Kerusakan

  • Share

Denpasar, Newstime.id – Gempa bumi berkekuatan Magnitudo (M) 6,1 yang mengguncang Malang, Jawa Timur, terasa hingga di seluruh wilayah Provinsi Bali. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) belum menerima laporan kerusakan.

“Hampir semua wilayah di Bali merasakan getaran gempa,” kata Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Bali I Made Rentin dalam keterangan tertulis kepada newstime.id, Sabtu (10/4/2021).

Rentin mengatakan laporan yang diterima pihaknya hingga kini belum ada yang mengabarkan soal korban jiwa dan kerusakan.

Update situasi akan kami laporkan kemudian,” kata Rentin.

Sementara itu, pantauan newstime.id di Kota Denpasar, Bali, tepatnya di Jalan Pulau Indah, masyarakat sempat menghentikan aktivitasnya beberapa saat ketika terjadi gempa. Meski begitu, tidak ada kepanikan yang berarti saat gempa terjadi.

Gempa berlangsung kurang dari 10 detik. Setelah gempa, masyarakat kembali melanjutkan aktivitasnya seperti biasa.

Hingga kini masyarakat baru merasakan satu kali gempa yang berpusat di Malang itu, dan belum merasakan gempa susulan.

Semula, gempa Malang tercatat bermagnitudo (M) 6,7. Kini Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memutakhirkan datanya. Gempa Malang bermagnitudo (M) 6,1.

“Hasil analisis BMKG dalam informasi pendahuluan menunjukkan gempa bumi ini memiliki Magnitudo (M) 6,7. Kemudian di-update menjadi Magnitudo 6,1,” kata Kepala Pusat Gempa Bumi dan Tsunami BMKG Bambang Setiyo Prayitno lewat keterangan tertulis, Sabtu (10/4).

Episenter (pusat) gempa bumi ini terletak pada koordinat 8,83 Lintang Selatan dan 112,5 Bujur Timur atau pada jarak 96 km arah selatan dari Kepanjen, Kabupaten Malang, Jawa Timur. Kedalaman pusat gempa adalah 80 km.

“Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa bumi menengah akibat adanya aktivitas subduksi. Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempa bumi memiliki mekanisme pergerakan naik (thrust fault),” kata Bambang.(*)

  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *