banner 920x90

Mensos Risma ke RS Bhayangkara, Kondisi Korban Bom Bunuh Diri Katedral Membaik

  • Share

MAKASSAR, Newstime.id – Menteri Sosial RI, Tri Rismaharini telah melakukan kunjungan terhadap korban bom bunuh diri Gereja Katedral, di RS Bhayangkara, Kota Makassar, Selasa (20/4/2021).

Dia didampingi oleh Plt Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman dan Kepala RS Bhayangkara, Kombes Pol Mas’udi.



Risma tiba di rumah sakit Polri itu sekitar pukul 14.05 WITA. Setibanya di sana, mantan Wali Kota Surabaya ini masuk ke RS Bhayangkara dan menemui para korban bom.



Dia bilang, saat ini ada tiga korban yang masih dirawat di ruang perawatan, setelah mengalami luka bakar akibat serpihan ledakan bom yang dilakukan oleh pelaku Lukman bersama istrinya, YSF pada 28 Maret 2021 lalu.

“Dan kondisinya alhamdulillah sehat. Tiga orang. Tidak usah disebut (jumlah santunan). Biaya medis ditanggung presiden,” kata Risma kepada wartawan, usai menjenguk korban bom Katedral.

Wanita yang dikenal tegas ini juga tak lupa meminta kepada pihak rumah sakit agar dilakukan langkah-langkah yang dianggap efektif, agar para korban tak merasa trauma atas peristiwa yang dilakukan oleh kelompok teroris Jemaah Asharut Daurah (JAD), yang berafiliasi dengan ISIS.

“Saya sampaikan ke pihak Bhayangkara untuk nanti itu pasca trauma terapi, toh supaya untuk bisa kembali normal,” tandas Risma.

Senada dengan Mensos, Kepala RS Bhayangkara, Kombes Mas’udi juga mengatakan bahwa seluruh korban bom bunuh diri itu telah sehat dan masih dalam masa pemulihan di ruang perawatan.

“Alhamdulillah sehat semua. Masih dirawat,” jelasnya kepada wartawan.
Diketahui, bom bunuh diri itu dilakukan oleh kelompok jaringan teroris Jemaah Asharut Daurah (JAD), yang berafiitasi dengan ISIS. Pasca ledakan itu, Tim Densus 88 Anti-teror pun langsung turun tangan.

Sejumlah terduga teroris pun ditangkap dalam waktu dan tempat yang berbeda-beda. Di antaranya di Kota Makassar, Kabupaten Maros, Kabupaten Bone, dan di Kabupaten Gowa.

“Total saat ini ada 33 terduga teroris yang diamankan masih diperiksa penyidik Densus 88. Semua masih berada di Polda Sulsel. Belum diterbangkan ke Jakarta. Nanti penyidiknya yang tentukan,” kata Kabid Humas Polda Sulsel, Kombes Endra Zulpan. (*)

  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *