banner 920x90

Danny Pomanto Sarankan Salat Ied Digelar di Luar Masjid

  • Share

MAKASSAR, Newstime.id – Walikota Makassar, Danny Pomanto mengatakan, jika salat idulfitri 1442 Hijriah, bisa digelar secara berjamaah.

Namun, Danny menegaskan agar pelaksanaan salat Idul Fitri nantinya, tetap harus mematuhi protokol kesehatan (Prokes) Covid-19.

Ia pun memiliki konsep agar nantinya, pelaksanaan salat idul fitri, dilaksanakan di jalan serta luar Masjid. Sekaligus langsung melakukan halal bihalal di tempat salat.

“Salat Ied ini harus di luar Masjid, kemudian kita sebar, jangan terkonsentrasi di satu tempat. Salat itu per RW dan tempatnya di jalan,” ujar Danny, Selasa (4/5/2021).

Langkah tersebut diambil Danny, karena dirinya menginginkan ada lonjakan kasus positif, serta mencegah lahirmya cluster baru.

“Saya tidak mau nanti salat Idul Fitri jadi cluster baru, dan yang pasti tidak ada larangan untuk melakukan salat idul fitri, hanya saja kita semua harus (savety) hati-hati dan dan selalu taati prokes,” jelasnya

Dia menjelaskan sesuai dengan hasil diskusi dengan forkopimda,


ia mengusulkan jika rencana salat idul fitri nantinya dilakukan setiap per-rw agar tidak terlalu padat.

“Jadi saya mengusulkan rencananya per-RW dan sebaiknya dilaksanakan di jalanan jika tidak hujan, supaya terbuka tempatnya. Jadi kita pecah. Tapi ini baru konsep yah belum pasti,” terangnya

Selain itu, Danny juga mengimbau agar tidak menggelar open house, atau menerima tamu pada Idul Fitri 1442 H.

Menurutnya, larangan ini merupakan instruksi dari instruksi pemerintah pusat.

“Saya atas nama pemeirntah meneruskan apa yang menjadi bagian penegasan dari bapak Presiden (Jokowi Widodo) bahwa open house ditiadakan,” katanya.

Larangan ini juga berlaku terhadap pejabat termasuk dirinya.

Danny menyebut, penerapan protokol kesehatan menjadi yang utama saat ini untuk menekan angka kasus Covid-19 yang masih tinggi.

Baca Juga  Sekda Kota Makassar : Realisasi APBD Kota Makassar capai 54 Persen

“Susah memang apalagi saya ini, banyak pengikut banyak teman tapi demi keselamatan semua kita di Kota Makassar, saya sendiri rela tidak open house untuk menerapkan prokes, supaya tingkat penularan rendah,” tutupnya.

  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *