banner 920x90

Pengakuan Imam Salat Subuh yang Dipukul saat Sedang Membaca Doa Qunut

  • Share

Pekanbaru, Newstime.id — Juhri Asyari tenang saja saat seseorang memukul pundaknya dengan pelan. Pada Jumat subuh(7/5/20210) itu, dia sedang menjadi imam di Masjid Baitul ‘Arsy.

Masjid ini berlokasi di Perumahan Widya Graha, Jalan Srikandi, Kelurahan Delima, Kecamatan Tampan, Pekanbaru, Riau.

Imam Juhri sedang membaca doa qunut di rakaat kedua saat insiden terjadi. Dia sempat heran, ada yang menepuk pundaknya saat salat sementara berlangsung.

Biasanya, tepukan seperti itu terjadi jika ada orang yang ikut jadi makmum saat salat sendiri. Sedangkan saat itu, dia memimpin salat subuh berjemaah.

Tidak lazim ada yang menepuk punggung. Kalau pun ada bacaan imam yang keliru, koreksinya bukan dengan menepuk pundak. Koreksinya dengan bersuara membetulkan bacaan imam.

Tepukan itu diabaikan Juhri. Tidak kemudian, seseorang berbicara kepadanya. “Bisa dibaguskan nggak suaranya?” kata pria yang awalnya menepuk pundaknya.

Juhri langsung terkejut. Tiba-tiba saja, pelaku memukul wajahnya sebelah kanan satu kali. Pelaku tampak hanya mengenakan baju kaus dan celana pendek selutut.

Melihat imam Juhri terdorong, makmum langsung membatalkan salatnya. Mereka lalu menangkap pelaku. Beberapa di antaranya menghadiahkan bogem mentah. Darah mengucur di wajah pelaku.

Sebelum kejadian itu, kata Juhri, dia tidak pernah mendapat semacam teror atau ancaman.

“Dia warga perumahan sebelah, saya tidak kenal dengan pelaku. Pas diamankan warga, katanya pas di Polsek sama keluarganya, dia (diduga) tidak waras. Katanya spontan dia lewat, kedengaran ada orang ngaji, kuat pula, bising, kata dia masuk (masjid) dia pukul aja,” ungkap Juhri seperti dikutip dari Sripo.

Video detik-detik lelaki itu menampar imam langsung jadi viral di media sosial. Video itu berasal dari rekaman CCTV Masjid Baitul ‘Arsy.

Kapolsek Tampan, Kompol Hotmartua Ambarita mengatakan, pihaknya sedang melakukan pemeriksaan terhadap pelaku.

  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *