banner 920x90

Perintahnya Beli GeNose Tak Dilaksanakan, Danny Pomanto: Minggu Depan Pejabatnya Saya Copot

  • Share

MAKASSAR, Newstime.id – Wali Kota Makassar, Danny Pomanto mengaku kecewa dengan bawahannya karena hingga saat ini belum memesan GeNose.

GeNose adalah alat tes diagnostik cepat berbasis kecerdasan buatan untuk mendeteksi COVID-19 melalui embusan napas

Padahal, kata Danny, anggaran pengadaan barangnya sudah ada.

“Belum ada, ini saya kecewa sekali karena sudah dari sebulan lalu, dananya sudah ada tapi belum diorder,” ujar Danny, Minggu (9/5/2021)

Menurut Danny, bawahannya mengaku takut. Padahal pihaknya sudah konsultasi dengan Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang Jasa Pemerintah.

“Alasannya karena takut, padahal sudah konsultasi ke LKPP, sudah ada cover-covernya,” kata Danny.

Danny pun menegaskan bila pengadaan barang GeNose tak jalan hingga pekan depan, maka akan mencopot bawahannya.


Ia mengatakan membutuhkan orang yang mampu bekerja cepat dalam menangani Covid-19 di Kota Makassar.

“Jadi kemungkinan kalau tidak jalan minggu depan saya ganti orangnya,” terangnya

“Seksinya lain, Kasubagnya lain, jadi inimi saya bilang kehancuran birokrasi yang harus diresetting,” tutupnya.

Semenatara, Ketua Komisi D DPRD Makassar, Abdul Wahab Tahir berujar pengadaan GeNose sangat urgent untuk penanganan Covid-19.

Sehingga, katanya, jika ada pihak yang coba menghambat penanganan Covid-19, maka jangan segan-segan untuk mencopot sesuai aturan yang berlaku.

“Kalau ada pejabat seperti itu segera ditindaki, karena bukannya membantu malah mempersulit,” tegasnya.

Disisi lain, anggota Komisi D DPRD Kota Makassar, Sahruddin Said menyampaikan, Danny Pomanto telah mengetahui dalam anggaran belanja terdapat sistem dan syarat yang harus dilengkapi, agar tidak menyalahi aturan

“Saya kira pak Danny sudah tahu hal ini kemudian ini juga menjadi hal yang wajar dalam pelaksanaan belanja Anggaran. Karena sekarang banyak sekali perubahan,” katanya

“Apalagi sekarang kita pakai SIPD kan, tidak seperti dulu lagi. Adapun persyaratan yang harus kita lengkapi baru kita bisa lakukan belanja mungkin itu salah satu syarat,” lanjutnya

Meskipun Danny, kata legislator PAN itu telah berkonsultasi secara langsung dengan LKPP.


Namun ia menilai Pemerintah Kota Makassar mengetahui secara berapa anggaran yang digunakan.

“Kalau itu memang sudah selesai kemudian dia belum belanjakan barulah kita bisa berkomentar tentang apa dan bagaimana kenapa bisa. Kalau bisa belum dijawab kita sebagai mitra, pasti tidak mau juga terlalu jauh karena ranahnya Pemkot,” jelasnya

“Tapi kalau misalnya ada yang menyalahi aturan itu harus menjadi pertanyaan bagi kita semua,” pungkasnya.

  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *