banner 920x90

Amran Sulaiman atau SYL, Siapa yang Layak jadi Suksesor JK?

  • Share

MAKASSAR,Newstime.id — Sejarah perpolitikan nasional era demokrasi mencatat racikan tokoh asal Jawa dan non-Jawa pada Pemilihan Presiden telah beberapa kali keluar sebagai pemenang.

Sebut saja duet Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) – Jusuf Kalla pada Pilpres 2004 dan Jokowi – Jusuf Kalla pada Pilpres 2014. Mereka adalah hasil ‘perkawinan’ dari wilayah barat dan timur Indonesia.

Tentu sejarah ini akan menjadi pertimbangan khusus bagi partai politik dalam mengatur strategi menatap Pilpres 2024.

Setidaknya, terdapat dua tokoh asal Indonesia timur yang kian santer terdengar punya kans besar maju di Pilpres mendatang.

Yakni Menteri Pertanian periode 2014-2019 Andi Amran Sulaiman dan Menteri Pertanian saat ini, Syahrul Yasin Limpo (SYL).

Kedua figur ini dianggap mempunyai bekal yang cukup dan memungkinkan untuk bertarung memperebutkan kursi yang ditinggalkan Jokowi itu.

Belum lama ini, Ketua DPD II Golkar Kabupaten Bone, Andi Fahsar Padjalangi menyebut SYL ataupun Amran Sulaiman layak diduetkan dengan Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto di pilpres 2024

“Kalau saya boleh berharap, Cawapresnya (Airlangga) adalah tokoh Sulsel. Karena ada beberapa tokoh Sulsel yang sudah punya nama secara nasional seperti Syahrul Yasin Limpo, dan Amran Sulaiman,” cetus Bupati Bone dua periode itu.

Pengamat Politik Universitas Hasanuddin (Unhas) Makassar, Sukri Tamma menilai, pada dasarnya kedua tokoh ini (SYL dan Amran) memang punya nama besar di Sulawesi Selatan dan sudah cukup dikenal pada tingkat nasional mengingat posisi dan sepak terjang mereka selama ini.

“Mengingat keduanya adalah menteri pertanian di era yang berbeda. Selain itu, aktivitas mereka selama ini juga membuat mereka cukup dikenal masyarakat,” kata Sukri kepada newstime.id, Sabtu (31/7/2021).

Baca Juga  KPK Resmi Umumkan 75 Pegawai Gagal Tes Alih Status ASN

Sebagai perwakilan Sulsel maupun merepresentasikan bagian timur Indoensia atau luar Jawa maka kedua tokoh ini sudah cukup punya modal baik sosial dan ekonomi.
Berdasarkan hal ini wajar jika keduanya dianggap cukup pantas untuk disebutkan namanya sebagai kandidat pada Pilpres mendatang.
Namun, Sukri menyampaikan, untuk nantinya dapat betul betul bersaing tentu masih banyak hal dan persyaratan yang harus dimiliki keduanya, terutama untuk mendapatkan dukungan partai politik.

Dimana hal ini tentu akan membawa mereka untuk harus bersaing dengan tokoh-tokoh potensial lainnya yang saat ini sudah mulai banyak disebut namanya.

“Atau mereka yang telah memiliki hubungan erat dengan partai politik atau dianggap sebagai tokoh-tokoh yang memiliki modal keberhasilan baik sebagai kepala daerah, menteri maupun legislator,” jelasnya.

Layakkah kedua tokoh Sulawesi Selatan ini menjadi suksesor Jusuf Kalla di kancah politik nasional? Patut ditunggu.

  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *