banner 920x90

Rangga Bahas Pengendalian Sampah di Takalar

  • Share
Anggota DPRD Sulsel dari Fraksi Golkar, Fahruddin Rangga.Minggu 05/09/2021

TAKALAR,Newstime.id – Salah satu Anggota DPRD Sulsel dari Fraksi Golkar, Fahruddin Rangga melaksanakan kegiatan Konsultasi Publik terhadap Rancangan Propemperda Pengendalian Sampah Regional Pada hari ini Minggu (5/9/2021) di Kelurahan Bontolebang Kecamatan Galesong Utara Takalar.

Rangga mengatakan, kegiatan itu sebagai wadah untuk mengumpul dan menerima masukan dalam melengkapi referensi Naskah Akademik.

Dalam pelaksanaannya, dihadiri perwakilan dan representasi tokoh masyarakat, partai politik, tokoh pendidikan, tokoh agama, tokoh masyarakat adat, Aparat Sipil Negara, TNI, Polri, tokoh pemuda, tokoh perempuan dari berbagai kecamatan dan desa yang ada di wikayah Kabupaten Takalar.

“Masukan dan saran dari tim perumus dan para undangan adalah hal yang sangat berarti sehingga harus mendapat perhatian dan porsi dalam penyusunan kerangka akademik dan rancangan perda itu sendiri,” tandas Rangga.

Oleh karenanya kata dia, kehadiran para undangan bukan hanya sekedar simbolik akan tetapi sungguh amat berarti dan bermanfaat untuk dapat mendapatkan masukan serta menggali informasi lebih dalam agar dapat melengkapi reperensi dalam penyusuan rancangan peraturan daerah.

“Baik kerangka akademik maupun kerangka perda nya, yang implikasinya diharapkan dapat menghasilkan regulasi yang berkualitas dan bermanfaat kepada masyarakat,” katanya.

Lebih lanjut Rangga memberikan dorongan dan mengharapkan kepada semua undangan yang hadir dalam kegiatan ini untuk menjadi mendiator utama dan dapat menyampaikan secara luas ke masyarakat lainnya tentang maksud dari kegiatan konsultasi publik ini.

“Sehingga dengan demikian seluruh lapisan masyarakat akan memahami proses dan mekanisme dalam penyusunan setiap rancangan peraturan daerah yang dibuat,” lanjutnya.

Sementara, mantan Bupati Takalar, Burhanuddin yang hadir sebagai narasumber mengatakan, konsultasi publik ini sangat bermanfaat sekali karena ini menjadi media untuk dapat mendorong keaktifan dan keikutsertaan masyarakat memberi sarani.

“Pertimbangan dan masukan nyata sebagaimana kondisi yang ada di lapangan untuk menjadi tambahan informasi dalam menyusun setiap kerangka dan rencangan peraturan daerah, sehingga perda yang berkualitas akan dihasilkan oleh pemerintah dan DPRD Provinsi Sulawesi Selatan yang manfaat dan outputnya dapat dirasakan langsung masyarakat luas,” tutupnya.(kas)

  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *