banner 920x90

PM Sudan Mengundurkan Diri, Israel Kembali Gempur posisi Hamas di Gaza

  • Share

Jakarta, Newstime.id – Perdana Menteri (PM) Sudan, Abdalla Hamdok, mengundurkan diri setelah militer menindak kasar para demonstran anti-kudeta. Militer Israel kembali menggempur posisi Hamas di wilayah Gaza usai diserang roket.

Sudan menempuh perjalanan rapuh menuju pemerintahan sipil sejak penggulingan diktator Omar al-Bashir tahun 2019, namun jatuh ke dalam kekacauan setelah pemimpin militer Jenderal Abdel Fattah al-Burhan melancarkan kudeta pada 25 Oktober lalu dan menahan Hamdok.

Sementara militer Israel melancarkan gempuran udara ke posisi sayap militer Hamas, Brigade al-Qassam, di Gaza. Gempuran dilakukan setelah dua roket ditembakkan dari Gaza pada Sabtu (1/1) pagi waktu setempat dan jatuh di lepas pantai Tel Aviv, bahkan dilaporkan sempat memicu ledakan.

Perdana Menteri (PM) Sudan, Abdalla Hamdok, mengumumkan pengunduran dirinya pada Minggu (2/1) waktu setempat, atau lebih dari dua bulan usai kudeta militer. Pengunduran diri Hamdok diumumkan setelah militer Sudan menindak secara kasar para demonstran yang memprotes kudeta beberapa hari terakhir.

Seperti dilansir AFP, Senin (3/1/2022), Sudan menempuh perjalanan rapuh menuju pemerintahan sipil sejak penggulingan diktator Omar al-Bashir tahun 2019, namun jatuh ke dalam kekacauan setelah pemimpin militer Jenderal Abdel Fattah al-Burhan melancarkan kudeta pada 25 Oktober lalu dan menahan Hamdok.

Hamdok kembali menjabat PM Sudan pada 21 November di bawah kesepakatan yang menjanjikan digelarnya pemilu pada Juli 2023 mendatang. Namun laporan sejumlah media lokal menyebut Hamdok tidak masuk kantor selama beberapa hari terakhir, yang memicu rumor pengunduran diri.

Militer Israel kembali melancarkan gempuran udara terhadap posisi-posisi militan Hamas di wilayah Gaza bagian selatan. Gempuran itu dimaksudkan untuk membalas serangan roket dari wilayah Gaza pada Sabtu (1/1) waktu setempat.

Seperti dilansir AFP, Senin (3/1/2022), serangan roket dari Gaza ke Israel itu disebut oleh pihak Hamas sebagai masalah teknis akibat cuaca buruk. Namun Israel tetap melancarkan balasan dengan menggempur posisi-posisi sayap militer Hamas, Brigade al-Qassam, di Gaza.

“Jet-jet tempur, sejumlah helikopter dan tank menyerang lokasi pembuatan roket, dan pos-pos militer milik organisasi teror Hamas,” sebut militer Israel dalam pernyataannya.

  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *