banner 920x90

Warga Desak Tagih Janji Perbaikan Jalan Antang

  • Share

Makassar, Newstime.id – Warga mendesak perbaikan Jalan Antang Raya, Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel) dibangun bulan ini sebagaimana yang dijanjikan. Pasalnya saat ini jalanan penuh debu dan kerikil yang dinilai bisa membahayakan.

Nampak Jalan Antang penuh dengan kerikil. Kendaraan nampak mengurangi kecepatan saat melintas di ruas jalan tersebut karena cukup berbahaya.

Sesekali batu kerikil yang terkena ban kendaraan terpental ke pinggir jalan. Selain itu, kondisi jalan dipenuhi debu terutama jika dilintasi mobil muatan besar sehingga mengganggu jarak pandang pengendara motor.

Salah satu warga Antang, Rudi (35) berharap jalan tersebut segera diperbaiki. Pasalnya, kerikil yang terpental seringkali memecahkan etalase kaca warung miliknya.

“Sering itu batu-batu jalan kalau terinjak motor terlempar ke arah warung. Ini etalase kaca kue-kue berapa kali mi kena, mau mi habis kacanya,” keluh Rudi.

Selain itu, Rudi juga mengeluhkan jalanan yang berdebu sementara banyak penjual makanan termasuk dirinya. Tidak hanya itu ia juga mengungkapkan pengendara motor seringkali jatuh di jalan tersebut akibat ban yang terselip kerikil.

“Ada pernah jatuh karena terselip bannya sama batu, sering. Baru juga berdebu, baru di sini rata-rata penjual makanan,” tambah Rudi.

Rudi menambahkan sebelumnya Ketua Komisi D DPRD Sulsel Rahman Pina berjanji perbaikan jalan akan dilakukan bulan ini, Agustus 2022. Ia mengatakan warga setempat berencana menagih janji tersebut.

“Itu janjinya, bilang saya jadi jaminannya kalau tidak diperbaiki bulan 8. Kita juga mau tagih janji toh karena ini sudah bulan 8. Dia bilang satu paket itu yang mau na perbaiki jalanan sama got, karena banjir juga toh bukan jalan rusak saja,” ujar Rudi.

Jika janji tersebut tak ditepati Rudi mengatakan warga mengancam akan menutup penuh jalan. Karena menurutnya kondisi jalan sudah kembali darurat apalagi mau masuk musim penghujan.

Baca Juga  Hari Bumi, Alfamart Gagas Kampung Alfamart Sahabat Bumi

“Kita tutup jalan full. Karena ini sudah darurat lagi, tidak bisa lagi menunggu. Apa lagi mau mi musim hujan,” pungkasnya.

Sebelumnya diberitakan, legislator DPRD Sulsel Rahman Pina sempat memediasi warga yang berdemo terkait kerusakan Jalan Antang Raya Makassar, Selasa (31/5). Aksi unjuk rasa itu bagian dari kekesalan masyarakat yang menganggap Pemprov Sulsel terlalu lama memperbaiki ruas jalan tersebut.

Rahman Pina mengatakan pihaknya terus berkomunikasi dengan Dinas PUTR Sulsel terkait progres upaya pembangunan Jalan Antang Makassar. Dia akan memastikan tahapan akan berjalan sesuai target agar rampung tahun ini.

“Iya, memang kita monitor terus. Dalam rapat kerja minggu lalu dengan Dinas PUTR, kita sudah desak segera action,” tegas Ketua Komisi D DPRD Sulsel Rahman Pina, Minggu (19/6).

(*) Sumber : detiksulsel

  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *