
MAKASSAR, Newstime.id – Aliansi Pemuda dan Mahasiswa Kabupaten Gowa Menolak keras Kenaikan Harga BBM Bersubsidi dan mendesak DPR untuk segera merevisi pasal-pasal kontroversial KUHP
Diketahui bahwa ada beberapa organisasi yang tergabung di dalam aliansi tersebut, salah satunya HIPMA GOWAAksi diwarnai dengan Orasi secara bergantian, bakar ban, saling dorong dengan aparat kepolisian pun tidak bisa terhindarkan lantaran peserta demonstrasi memaksa masuk ke halaman kantor DPRD Kab Gowa
Bukan hanya itu, Massa aksi juga menutup full jalan di depan kantor DPRD Kab Gowa
Menggunakan Mobil komando sebagai panggung orasinya
” Kebijakan Menaikkan harga BBM Subsidi kami anggap adalah kebijakan yang tidak Pro terhadap Rakyat bahkan mempengaruhi seluruh harga kebutuhan pokok masyarakat karna kami yang notabenenya adalah pemuda, pelajar, dan mahasiswa merasakan langsung dampak dari kenaikan harga BBM subsidi ” Ucap Imam Anugrah, S.AP Jendral Lapangan.
” Kami menilai kenaikan harga BBM subsidi Adalah kebijakan ugal-ugalan yang di keluarkan Oleh Pemerintah pasalnya kita baru saja keluar dari situasi yang sangat sulit yaitu pandemi Covid 19 dimana kita baru saja berusaha untuk memulihkan perekonomian tapi nyatanya di paksakan menanggung beban kebijakan yang di keluarkan pemerintah “Lanjut Imam Anugrah, S.AP yang juga Calon Ketua Umum DPP Hipma Gowa
Diketahui bahwa sampai berita ini di turunkan Ketua DPRD Kab Gowa tidak kunjung menemui massa aksi yang menginginkan penandatanganan petisi penolakan kenaikan harga BBM subsidi untuk dikirim ke DPRD Prov Sulsel dan DPR RI





