banner 920x90

Jalan Trans Sulawesi di Majene Bisa Dilalui Lagi Usai 20 Jam Tertutup Longsor

  • Share

MAJENE,Newstime.id – Jalan Trans Sulawesi di Kabupaten Majene, Sulawesi Barat (Sulbar) akhirnya bisa dilalui kendaraan setelah kurang lebih 20 jam tertutup material longsor. Meski begitu, lalu lintas di titik longsor tersebut masih buka tutup sehingga kendaraan harus mengantre.
Kapolsek Sendana Akp Muhammad Tauhid mengatakan lalu lintas dibuka tutup karena proses pembersihan material longsor masih berlangsung.

“Satu jalur terbuka aksesnya jadi antre kendaraan dari dua arah. Kalau pembersihan ditutup lagi,” kata Kapolsek Sendana Akp Muhammad Tauhid, Sabtu (19/11/2022).

Tauhid mengatakan pembersihan material longsor yang menutup badan Jalan Trans Sulawesi dilakukan sejak Sabtu pagi (19/11). Pembersihan akan dilanjutkan dengan kembali menutup akses jalan dari arah Mamuju-Majene dan sebaliknya.

“Dari pagi pembersihan dan jam 3 (sore) tadi bisa dilalui cuman masih mau dilanjut (pembersihan). Tapi yang penting sudah bisa dulu ini dilalui kendaraan. Sebenarnya kalau cuaca bagus sebentar itu (pembersihan),” jelasnya.

Tauhid mengatakan ada petugas yang diturunkan untuk mengatur lalu lintas di titik longsor tersebut. Ia pun menghimbau agar pengendara tetap berhati-hati melewati jalan tersebut.

“Ada (petugas kepolisian) yang atur di sana. Jadi satu jalur itu terbuka. Cuman tetap harus hati-hati karena licin jalan,” katanya.

Jalan Trans Sulawesi di Majene Berulang Kali Diterjang Longsor
Jalan Trans Sulawesi tepatnya di Desa Onang, Kecamatan Tubo Sendana, Kabupaten Majene, Sulawesi Barat berulang kali diterjang longsor. Titik tersebut sebelumnya diterjang longsor pada Kamis malam (27/10) lalu. Saat itu panjang jalan yang tertutup material longsor mencapai 150 meter dan mengakibatkan Jalur Trans Sulawesi yang menghubungkan Majene-Mamuju lumpuh total.

Belum rampung pembersihan sisa material longsor, titik tersebut kembali diterjang longsor pada Jumat (18/11) sekitar pukul 16.30 Wita. Material longsor kembali menutup penuh badan jalan.

Baca Juga  Pemkot Makassar Gelar Rapat Lanjutan Klasifikasi Lorong Wisata

“Longsor susulan lagi barusan ini. Kendaraan tidak bisa lewat,” kata Kapolsek Sendana AKP Muhammad Tauhid saat dikonfirmasi, Jumat (18/11).

Tauhid menambahkan longsor terjadi akibat curah hujan tinggi yang mengguyur Majene sejak Jumat pagi. Apalagi, lokasi tersebut sebelumnya pernah longsor dan masih tahap pembersihan.

“Hujan dari pagi. Jadi memang di sana kan masih pembersihan juga karena dulu itu kena juga longsor. Tapi dari pagi memang tidak lewat kendaraan, licin dan ditakutkan longsor tiba-tiba,” jelasnya.

  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *