
MAKASSAR, Newstime.id – Mahasiswa Kuliah Kerja Profesi Hukum Universitas muslim Indonesia Angkatan 70 Pengadilan Negeri Makassar kelas 1A khusus, pada tanggal 28 oktober 2022 melakukan Nonton Film bareng dan juga bedah film dalam rangka melakukan program kerja dan memperingati sumpah pemuda dengan tema “gelora Pemuda dalam visualisasi dan Narasi intelektual hukum.
Dengan menayangkan film dibalik Toga merah Jilid II dengan pembedah Dosen Fakultas Hukum Universitas muslim Indonesia Rizki Ramadani S.H. M.H., Hakim Pengadilan Negeri Makassar Kelas 1A khusus Djainuddin Karanggusi, S.H.,M.H, Advokat Dr. Mohammad Arif S.H. M.H. dan melibatkan Mahasiswa Hukum Makassar serta pihak pengadilan Negeri Makassar Yang turut membersamai mahasiswa dalam kegiatan tersebut lalu di lanjutkan dengan diskusi atau bedah film yang telah di tayangkan pada Hari sumpah pemuda dengan mengangkat kisah seorang hakim dalam menegakkan keadilan serta berteguh, dan berintegritas di tengah intervensi berbagai pihak dalam melunturkan nilai-nilai atau tujuan hukum yang ada di Indonesia serta menjadi media pembuka bagi pemuda-pemudi untuk tetap memiliki jiwa yang integritas.
Kegiatan tersebut di sambut hangat oleh warga pengadilan negeri Makassar kelas 1A khusus Makassar dan mahasiswa hukum se-kota makassar Bertempat di Pengadilan Negeri Makassar Kelas 1A Khusus Ruangan Peradilan HAM serta keterlibatan 15 perwakilan Lembaga kemahasiswaan Se-kota Makassar, Tak cuma membedah sesi diskusi dan juga pertunjukkan film karya crossline studio turut meramaikan dengan pesan agar anak muda tetap inovatif kreatif. pada kegiatan bedah Film Mahkamah Agung Dibalik Toga merah jilid II
Caca, salah satu peserta kegiatan tersebut , mengatakan cukup senang dan juga nyaman mengikuti kegiatan tersebut “kegiatan ini cukup seru dan asik sebab bisa berdiskusi apalagi langsung dari pemateri yang pernah melalui tantangan tersebut, kegiatan pesan nya cukup di dapatkan karena dibungkus oleh Visulisasi Atau film dari Mahkamah Agung dan juga ia berharap kegiatan tersebut selalu tetap menyala agar semangat serta nilai-nilai yang sifatnya membangun dapat tersampaikan kepada mahasiswa dan masyarakat umum. ” tutur perwakilan Lembaga Mahasiswa hukum yang turut hadir pada kegiatan Bedah Film di balik toga merah jilid.





