banner 920x90

Catatan BPBD Kota Makassar, 193 Rumah Rusak Akibat Angin Kencang dan Pohon Tumbang

  • Share

MAKASSAR, Newstime.id – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Makassar melaporkan 193 rumah rusak akibat angin kencang dan pohon tumbang. Insiden ini berdampak pada 330 orang dan 4 di antaranya meninggal dunia.

Berdasarkan data BPBD Makassar per tanggal 3-7 Januari 2023, insiden angin kencang merusak 184 rumah di mana 71 di antaranya rusak berat. Hal itu menyebabkan 183 kepala keluarga terdampak.

Sementara juga dilaporkan ada 38 pohon tumbang di Makassar yang berdampak pada 9 kepala keluarga. Peristiwa itu menyebabkan total 9 rumah mengalami kerusakan.

“(Insiden angin kencang dan pohon tumbang menimbulkan) 4 korban itu. (Rinciannya) 2 meninggal dunia, 2 luka,” papar Kepala Pelaksana BPBD Achmad Hendra Hakamuddin, Minggu (8/1/2023).

Menurut Hendra, angin kencang dan pohon tumbang terjadi di tengah hujan dengan intensitas sedang hingga lebat. Pihaknya pun sudah menyiagakan personel untuk menindaklanjuti dampak cuaca ekstrem itu, termasuk menyalurkan bantuan.

“Sejak tanggal 4 itu kita sudah turun untuk menyalurkan bantuan,” tegasnya.

Salah satunya dengan memberikan bantuan perbaikan rumah bagi warga terdampak angin kencang atau pohon tumbang. Kondisi ini masuk bantuan tanggap darurat bencana.

“Dengan bantuan kedaruratan siapa tahu rumahnya sudah tidak layak tinggal kan. Pihak kelurahan melaporkan ke kami atau pihak kecamatan melaporkan ke kami,” tutur Hendra.

Pihaknya pun akan melakukan asesmen bagi rumah warga terdampak. Pemkot Makassar memprioritaskan bantuan bagi warga yang rumahnya rusak berat.

“Kami turun mengasesmen kemudian menentukan skala prioritas. Karena kan bantuan kami pasti terbatas toh. Kita skala prioritaskan yang betul-betul rusak berat,” ujarnya.

Selain pohon tumbang dan angin kencang, dua kecamatan di Kota Makassar juga masih terendam banjir, yakni Kecamatan Biringkanaya dan Manggala. Tercatat, 287 orang di dua wilayah itu terpaksa mengungsi.

Baca Juga  Rakorsus 2023, Ismawaty Paparkan Tujuh Inovasi dan Kontribusi Diskominfo untuk Resiliensi Kota Makassar

“Ada 287 jiwa terdiri dari 76 kepala keluarga tersebar di dua kecamatan dan enam titik pengungsian,” imbuhnya.

  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *