banner 920x90

Polda Sulsel Pastikan Ananda Raehan Masih Bisa Perkuat PSM Meski Lulus Polri

  • Share

MAKASSAR, Newstime.id – Polda Sulawesi Selatan (Sulsel) memastikan Ananda Raehan tetap bisa memperkuat PSM Makassar kendati lulus bintara Polri. Namun Ananda tetap wajib menuntaskan pendidikan sebagai anggota Polri sebelum bergabung dengan tim Juku Eja lagi.

“Nggak papa, nggak ada masalah sebatas mereka sudah mendapatkan persetujuan klubnya untuk mengikuti pendidikan. Habis pendidikan kan mereka masuk klub lagi,” kata Kabid Humas Polda Sulsel Kombes Komang Suartana kepada detikSulsel, Selasa (25/7/2023).

Suartana menjelaskan Polri memiliki sejumlah jalur penerimaan, salah satunya jalur seleksi Rekrutmen Proaktif (Rekpro). Jalur penerimaan ini memang dikhususkan untuk mereka yang memiliki prestasi nasional.

“Kan ada Rekpro, penerimaan bintara Polri dari orang-orang yang punya prestasi, apakah dia sepak bola, karate, yudo, dan lain-lain,” katanya.

Pendidikan Anggota Polri 5-6 Bulan
Kombes Suartana mengatakan pendidikan sebagai anggota Polri bisa memakan waktu 5-6 bulan. Gelombang pertama sudah dimulai hari ini.

“Pendidikan kan 5-6 bulan. Tadi kan sudah dibuka pendidikan gelombang pertama oleh Kapolda,” ujar Suartana.

Menurut Suartana, pendidikan gelombang pertama di Sulsel ini juga diikuti bintara Polri dari Papua. Dia mengatakan ada juga pesepakbola profesional.

“Tadi menerima perwakilan tanda pelatihan siswa, satu dari Sulawesi Selatan dan satu lagi dari perwakilan dari Papua, itu pemain nasional Dewa United,” kata Suartana.

Kontrak 3 Tahun Ananda di PSM Makassar
Media Officer PSM Makassar, Sulaiman Abdul Kadir sebelumnya mengakui pasti akan sulit jika harus melepas pemain bernomor punggung 8 tersebut. Tenaga Ananda masih sangat dibutuhkan oleh tim.

“Dalam hal ini manajemen pasti sulit untuk melepasnya dalam waktu yang lama. Mengingat tenaganya juga dibutuhkan PSM Makassar,” ujar Sulaiman kepada detikSulsel, Senin (24/7).

Baca Juga  Bawa PSM ke Semifinal Piala Menpora, Ini Kunci Syamsuddin Batola

Dia mengatakan posisi Ananda sangat penting sebab merupakan wonderkid di PSM Makassar. Menurutnya, kontribusi ke tim PSM sangat besar, apalagi adanya regulasi di Liga 1 yang harus memainkan pemain berusia 23 tahun ke bawah sebagai starter.

“Ada regulasi Liga 1 musim ini yang mewajibkan setiap tim untuk memainkan pemain berusia 23 tahun ke bawah. Ananda Raehan masuk dalam kriteria regulasi itu,” bebernya.

Oleh sebab itu dia juga memastikan manajemen PSM Makassar akan membicarakan kelanjutan nasib Ananda. Apalagi mengingat Ananda masih memiliki kontrak 3 tahun bersama skuad Juku Eja.

“Ananda Raehan memiliki kontrak jangka panjang di PSM Makassar 3 tahun. Manajemen, tim pelatih dan pemain yang bersangkutan akan berkomunikasi lebih lanjut mengenai hal ini,” tegasnya.

  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *