banner 920x90

Biadab! Bocah 12 Tahun di Luwu Timur Diperkosa 5 Pria

  • Share

LUWU TIMUR, Newstime.id – Nasib pilu dialami seorang bocah 12 tahun di Kabupaten Luwu Timur, Sulawesi Selatan (Sulsel) karena diperkosa oleh 5 pria. Aksi biadab itu dilakukan pelaku di belakang Kantor Desa dan Pos Kamling.

“Iya kami sudah amankan 5 orang pelaku pemerkosaan anak di bawah umur. Korbannya berinisial RP berumur 12 tahun,” kata Kasat Reskrim Polres Luwu Timur, Muhammad Warpa, Kamis (5/1/2023).

Kelima pelaku diamankan di Kabupaten Luwu, Selasa (3/1/2023), setelah menerima laporan dari keluarga korban. Warpa menuturkan 5 pelaku tersebut masing-masing berinisial SP, HA, IS, RI, dan AR.

“Pada Senin (2/1) siang, sekitar pukul 10.00 Wita orang tua korban melaporkan kejadian tersebut dan kami melakukan tindak lanjut untuk melakukan penangkapan. Baru pada hari Selasa (3/1) itu juga kami melakukan penangkapan terhadap kelima pelaku,” ungkap Warpa.

Lebih lanjut, dia menjelaskan kasus pemerkosaan anak di bawah umur itu bermula pada Jumat (30/12/2022). Saat itu korban bertemu dengan salah seorang pelaku yakni SP, mereka kemudian saling bertukar nomor telepon seluler.

Selanjutnya, keduanya pun saling berkomunikasi lewat WhatsApp hingga akhinya janjian untuk bertemu. Menjelang waktu pertemuan tersebut, pelaku SP turut mengajak rekannya yakni HA untuk bertemu di tempat gelap, sehingga pelaku SP bersama dengan HA pun bertemu korban di tempat gelap yaitu di belakang kantor desa.

“Di situ langsung melakukan dugaan persetubuhan anak di bawah umur sebanyak 3 kali di belakang kantor desa,” jelas Warpa.

Selanjutnya, pada Selasa (2/1), sekitar pukul 01.00 Wita pelaku HA kembali menemui korban bersama pelaku lainnya IS, RI dan AR. Saat itu IS menarik tangan korban ke Pos Kamling.

“Di situ terjadi lagi pencabulan dan terakhir HA dan AR masuk menggantikan sehingga terjadi persetubuhan dan pencabulan,” ucapnya.

Baca Juga  Kronologi Penangkapan Oknum Pejabat Pemkot Makassar, Polisi: Asisten di Rumahnya Lagi Makai

Atas perbuatannya itu, kelima pelaku terancam dipidana penjara paling singkat 5 tahun dan paling lama 15 tahun sesuai pasal 81 ayat 2 JO pasal 76 d, dan atau pasal 82 ayat 1 JO 76 Undang-undang nomor 17 tahun 2016 tentang penetapan peraturan pemerintah pengganti undang-undang nomor 1 tahun 2016 tentang perubahan kedua undang-undang perlindungan anak.

  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *